AC

rumah kabut

Uang anda, adalah milik anda, tak ada aturan dalam menggunakannya selain pertimbangan pribadi anda sendiri. Boleh digunakan untuk segala macam hal, entah itu halal, haram, makruh, mubah, sunah atau wajib.

Membangun rumah, adalah hal yang sangat lumrah dan wajar. Sebuah keluarga baru, tentu ingin memiliki rumah baru. Rumah yang lama, bila ada rejeki, tentu akan direnovasi, entah sekedar menambahkan teras, mengganti cat dinding, mempercantik dapur, juga hal lainnya. Rumah tidak lagi menjadi kebutuhan pokok, tempat berlindung dari hujan dan dingin, rumah juga menjadi simbol status.

Banyak cara dilakukan untuk mempercantik rumah. Saat tanaman hias marak, rumah akan dipenuhi dengan pot bunga berisikan berbagai tanaman mahal nan cantik. Terkadang hiasan, berupa taman buatan, dengan air mancur dan patung batu ikut memperindah. Di bagian dalam rumah, pada dinding-dindingnya, akan menempel lukisan atau kaligrafi. Foto keluarga, pada beberapa moment spesial, akan dibingkai indah dengan berbagai ukuran. Rumah tidak lagi menjadi kebutuhan pokok, tempat berlindung dari hujan dan dingin, rumah juga menjadi etalase bagi kelebihan sumber daya ekonomi.

Sisi kenyamanan, akan disentuh pula. Caranya dengan menambahkan perabotan yang lux-mewah, nan mahal. Bila hal itu tidak cukup, akan ditambahkan pula berbagai perangkat elektronik yang mendukung kerja multimedia, menjadi pemanja mata dan telinga. Home teathre pun, bukanlah sesuatu yang aneh, sebuah ruangan yang nyaman, full AC, dengan lampu temaram, berperedam suara, dan di dalamnya berjejalan perangkat elektronik terbaru. Rumah tidak lagi menjadi kebutuhan pokok, tempat berlindung dari hujan dan dingin, rumah juga menjadi manequin, yang tak bergerak.

Pi, tadi Mami beli AC baru logh

Oya? untuk apa Mi?

Ih, si Papi, ya dipasang lah Pi, apa lagi?

Iya, Papi tau.

Lantas, kenapa masih tanya?

Bukankah langit-langit rumah kita aja belum terpasang Mi? Terus kita kan tinggal di tempat yang dingin.

He?!!

Rumahku adalah surgaku, rumahku adalah sanctuary. Iya, untuk mereka, dia dan anda. Rumahku adalah kerepotanku, rumahku adalah beban fikiranku. Iya, untuk mereka dia dan anda. Adapun saya, belum punya rumah tuh…?!

asal gambar

24 comments so far

  1. itikkecil on

    ๐Ÿ˜†

    kok gak ditulis…. untuk dipasang di kamar mandi๐Ÿ˜†

    Goop:::
    apa yang dipasang di kamar mandi tante?๐Ÿ˜†

  2. stey on

    Jelas ga mungkin beli AC kalo saya mah..ga pake AC aja rumah udah dingin setengah mampus..hehe

    Goop:::
    sama, di tempat saya juga hihi…๐Ÿ˜†

  3. sawali tuhusetya on

    wew… mas goop lagi ngomongin soal rumah, hiks… kayaknya detik-detik yang serba berbau rumah sudah mulai tercium di jagad blogosphere nih? kapan? kapan? kapan? sungguh loh mas goop, merawat rumah itu gampang2 susah, ada banyak sisi dan sudut pandang yang ikut berbicara. mulai soal selera, gaya, bahkan juga fungsi. untuk membenahi rumah, tak juga hanya sekali jalan, bahkan kalau mau, merawat rumah di sepanjang lipatan waktu, menembus sekat2 dimensi waktu. ada yang menjadikan rumah sebagai penambah gengsi dan harga diri, tetapi ada juga yang masih kerepotan untuk cari rumah. yang lebih repot lagi, lihat tuh, banyak saudara2 kita yang terpaksa tidur beratap langit dan berselimut “kabut” yang sering datang tak tepat waktu. *halah* jahhhh … komennya kok ndak nyambung! sudah sana pergi! hehehehehe๐Ÿ˜†
    *ngeloyor dolo*

    Goop:::
    walah, bapak ini logh… ๐Ÿ˜ณ

  4. Goenawan Lee on

    Jahhhh… AC itu buat kandang anjing!๐Ÿ˜›

    Goop:::
    *tendang goen*๐Ÿ˜†

  5. tukangkopi on

    ooo…sebuah gambaran rumah impian Raden Mas Goop yang sebentar lagi akan diwujudkan rupaya…๐Ÿ˜€

    *ngomong ngawur*

    Goop:::
    walah??:mrgreen:

  6. dobelden on

    untuk menuhin DP KPR aja nafas ini tersengal-sengal

    tergantung dari sudut pandang apapun rumah akan tampil dua muka, surga atau neraka :hammer:

    Goop:::
    hihi, sabar ya bozz…
    semangadh:mrgreen:

  7. Edi Psw on

    Seneng nih ngomong rumah. Kebetulan saya barusan ngambil KPR. Udah Acc tinggal realisasi. Apapun yang terjadi kalau sudah rumah sendiri rasanya mungkin lebih tentram daripada ikut orang tua. Itung-itung belajar hidup mandiri .

    Goop:::
    wah, selamat pak๐Ÿ˜€
    kapan-kapan mampir yak๐Ÿ˜†

  8. daeng limpo on

    Kalau udah dingin pake AC lagi ..itu artinya sang istri pengen dikeloni lebih lama oleh suaminya supaya hanget….demikianlah menurut penerawangan saya.

    Goop:::
    huahahaha…
    penerawangan yang brilliant tuanku Daeng๐Ÿ˜†

  9. Nazieb on

    Wah, kalo saya mau bikin rumah di kampung halaman saja di Malang…
    Uda adem, ndak perlu AC:mrgreen:

    Goop:::
    kekeke…
    irit ya bozz๐Ÿ˜€

  10. qzink666 on

    Mulai ngomongin rumah..
    Apakah ini semacam indikasi kalo om Goop mulai bosan dengan sepatu petualangan dan pengen segera menggantinya dengan sandal rumah yg lebih nyaman??
    Makanya cepat lamar aja, bro..๐Ÿ˜€
    *beli baju batik*

    Goop:::
    tsahhhh….
    ngecee….
    masih nunggu bulek yang jalan-jalan bro๐Ÿ˜†

  11. lil4ngel5ing on

    home sick ya bung gupi?hehe

    Goop:::
    dikit๐Ÿ˜€

  12. Jari Jari Ampuh on

    Bangun rumah sesuatu yang mengasyikan lho…sesederhana apapun rumah kita..

    Goop:::
    yupe, setuju sepenuhnya dengan itu.
    hanya kadang, keinginan yang berlebihan, seperti tidak mengukur baju sendiri hehe, entahlah, sok tahu barangkali saya๐Ÿ˜†

  13. gempur on

    ah, jadi sedih, rencana bikin pondasi rumah gak jadi terlaksana… hiks, jadi sedih… mas goop, pinjemin duit dong! hehehehehe

    Goop:::
    hahaha, apa tidak terbalik nih?
    sabar pak, ntar pasti lebih bagus๐Ÿ˜€

  14. Ina on

    walah..dah mulai memasuki pemikiran org yg mulai menata masa depan.
    mulai mikirin rumah segala. AC itu Angin Cendela khan?
    ๐Ÿ˜€

    Goop:::
    hahaha…
    ga ko kak…
    ah apa ya, ini tentang kegelisahan papi, yang maminya lancang beli AC gitu aja๐Ÿ˜€

  15. danalingga on

    Full AC? *ngebayangin* Berarti tuh rumah gudang AC kali bro, makanya penuh.๐Ÿ˜†

    Goop:::
    kan ruangannya aja bro๐Ÿ˜€

  16. khofia on

    wheh? mami-mu beli AC?! trus sampeyan si papi gelisah? bukannya kalo dingin berikutnya bakal terjadi…. *tiiiiiiiitt*

    Goop:::
    hanya *tiiiiiiiitt* saja kah?๐Ÿ˜†

  17. Moerz on

    ah..
    saya masih asik pake kipas bilik paman…
    sambil olahraga lengan…

    Goop:::
    itu pun boleh ko moerz,
    dan bilik, biarkan menjadi saksi… cieeeee
    *gubragz*

  18. rumahkayubekas on

    Selamat menempati rumah baru Mas,

    Goop:::
    saya mah masih belum punya rumah kang hehe
    ntar, kalo saya mo bikin saya hubungi akang apakah boleh?๐Ÿ™„

  19. deking on

    Rumah tidak lagi menjadi kebutuhan pokok, tempat berlindung dari hujan dan dingin, rumah juga menjadi etalase bagi kelebihan sumber daya ekonomi.

    Iya ya … dimana-mana penancapan dan penegakan status selalu muncul

    Goop:::
    hihi…
    bgitulah mas, makasih๐Ÿ˜€

  20. fauzansigma on

    om goop nih.. ngomongin keluarga dan kehidupan berumah tangga yg dinamis gt… jadi pengen berkeluarga cepat2 hueheheh..

    Goop:::
    woii…
    kuliah dolooo sana!
    hehehe…:mrgreen:

  21. Pyrrho on

    Di Jakarta sepertinya orang butuh AC, tapi kalau di Malang atau Bandung (apalagi sekarang ini yg lagi dingin-dinginnya) orang lebih butuh pemanas ruangan.๐Ÿ™‚

    Home Sweet Home. Tanpa AC juga udah sweet kok. Apalagi kalau penghuninya ada yang bisa dipanggil “sweety”. Hidup jadi lebih manis tanpa dikasih gula.:mrgreen:

    Goop:::
    ah sebuah comment yang sweet jg hehe,
    makasih๐Ÿ˜€

  22. cK on

    walah…apakah ini pertanda dirimu akan menikah, paman?๐Ÿ˜›

    Goop:::
    hihihi, bukan ko neng…
    kalo itu sih, entah kapan…
    masih nunggu bu lek yang jalan-jalan hihi..
    apa neng cK tau di mana bu lek?๐Ÿ˜›

  23. detnot on

    home suit hom jeng

    love hom pokoknya

    Goop:::
    yupe, ah dikau pasti sudah merasakannya, saya kapan yakz๐Ÿ™„

  24. ulan on

    @ mbak CK : kayak nya emang om goop ada rencana mau nikah deh.. tuh dah beli ac..

    Goop:::
    woalahhh…
    ibu-ibu ngerumpi๐Ÿ™„


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: