Nyanyian Diam Sendiri

pohon sendiri

Apa kabar, Han?

Perjalanan tak pernah mudah, ada awal, namun entah di mana akhir. Memang kadang beristirahat, menghela nafas, menghitung bekal.

Mendungkah di sana?

Jejak, banyak sudah yang tertinggal, sekali waktu ditengok. Lain kali, diulang lagi, disambangi tempat-tempat yang sama.

Bagaimana komposisi awan?

Kilasan peristiwa muncul saat beristirahat. Berkelebat, berebutan bersicepat, variasi kecepatan memang berbeda.

Di langit tenggara, adakah pelangi?

Beberapa melintas demikian cepat, namun lebih banyak yang bergerak lambat, sangat lambat. Detail peristiwa, menjadi begitu nyata.

Hey, aku lihat bintang berekor baru saja, kau lihat?

Harapan, masih adakah? Mengulang lagi tujuan, menjernihkan visi yang mulai baur. Mengajak bicara misi, agar terkuak yang masih sembunyi.

Di sini, bulan begitu cantik.

Seperti biasa, lebih takut untuk terus berjalan. Masa depan laksana monster penunggu yang menghalangi jalan.

Memang tidak sempurna karena ada awan tipis.

Apalagi saat bekal menipis, seperti sekarang ini. Hemat dan irit malah menambah penat, khawatir semakin tidak terkendali.

Menjadi tabir, malah indah kemudian.

Lebih senang melihat ke belakang, pada kenangan. Mengaduk ingatan, di sudut impian. Ada pelajaran di sana.

Kenapa kau diam?

Tapi perjalanan ini harus diteruskan. Pintu sudah terlihat, belum terbuka memang, tapi kunci sudah dipinjam pada tuan rumah.

Masih saja diam.

Berani bertanya, berani berjalan, berani membuka pintu dengan kunci. Cahaya oh, mandi cahaya.

Padahal aku begitu rindu.

asal gambar

28 comments so far

  1. goop on

    ini curhat bukan ya? ah tapi saya lebih senang menyebutnya sebagai cerpen hihi😆

    Goop:::
    terserah kamu lah
    *plak*:mrgreen:

  2. detnot on

    Bagaimana komposisi awan?

    Kilasan peristiwa muncul saat beristirahat. Berkelebat, berebutan bersicepat, variasi kecepatan memang berbeda.

    dapet rangkaian kata dari mana jeng?
    bagus banget🙂

    Goop:::
    saat arisan kemaren itu lho jeung, hihi
    ah ya, makasih😀

  3. tukangkopi on

    aih, gw iri..belum bisa bikin karya yang bagus lagi. imajinasi gw musnah dicaplok raksasa yang bernama emosi..😥

    Goop:::
    ya besok bro, saat ente sudah selesai emosinya, kali aja ane yang gantian hehe
    sante aja lah, smoga cepet kelar ya😀

  4. Effendi on

    Opo ki😮

    Goop:::
    cerpen😎

  5. escoret on

    diam..????
    aku punya mantan namanya dian…!!!!
    tapi,klo aku panggil DIAM..dia noleh…!!!

    diamputtttt..!!!!

    Goop:::
    saya bersyukur ngga ngerti artinya😆
    kemudian kenapa saya bersyukur?

  6. itikkecil on

    Lebih senang melihat ke belakang, pada kenangan. Mengaduk ingatan, di sudut impian. Ada pelajaran di sana.

    saya kok jadi ingat quote dari eddie jordan
    never look back unless you can laugh
    never look forward unless you can dream😉

    Goop:::
    maaf tante, edi jordan siapa sih?
    sodaraan sama michael jordan?
    beneran ga ngerti

  7. edratna on

    Kompas Minggu kemarin memuat tentang blog yang orangnya senang menulis puisi…berarti blog ini termasuk….

    Goop:::
    saya ngga baca kompas minggu kemaren bu, benarkah?

  8. Nazieb on

    Sahaya bingung…🙄

    Goop:::
    udah pegangan zieb?
    atau jongkok dulu sebentar😀

  9. stey on

    […]Hey, aku lihat bintang berekor baru saja, kau lihat?[…]
    ya saya?
    ini termasuk komen oneliner yang dibenci olehmu bukan..trus aq mo komen apa coba?bingung..
    gini aja..
    kadang saya pengen cuma berdiam diri, pengen menyendiri, tapi tetap tidak pernah bisa, karena saya terlalu sosialis buat menjadi a loner..
    komen gini masuk ga?hehehe..

    Goop:::
    kenapa harus berdiam diri?
    memang kadang sepi justru datang di saat rame…

  10. Ina on

    adakah yang salah dengan diam??

    Diam belum tentu pasrah…diam belum tentu menerima…
    tak selamanya Diam itu salah.

    *mengamati di pojokan dlm diam*

    Goop:::
    na… na… *bangunin ina, keknya ketiduran kasian*😆

  11. brainstorm on

    saya ndak peduli sampeyan mau curhat ke’, atau ini sampeyan bilang cerpen ke’ atau mau sampeyan bilang surat cinta juga.. saya ndak peduli!! yang saya peduliin itu kata-katanya itu loh ko’… KEREN ABISSSS.. ah aku iri 😦

    Goop:::
    haiyah bisa aja mas ikhsan eh?😆
    ini cuma meracau ko mas:mrgreen:

  12. chiw on

    aaah…
    kenapa tiba tiba rindu menyeruak setelah membaca ini?😐

    Sayang… disini rembulan indah sekali…
    Seandainya kita melewati malam ini berdua…

    😥

    Goop:::
    di sini mendung, mau hujan-hujanan bareng?😳

  13. mbelgedez on

    Sayah jugak rindu…..

    Goop:::
    aih ohm mBell😳
    eh, bukan sama saya kan?😆

  14. masmoemet on

    paman, lagi – lagi aku moemet’z. bagaimana caranya agar rasa rindu tidak menjadi beban dari jalan hidup kita ??? perlukah kita istirahat sejenak sekedar makan mie ayam ato cuma nongkrong liatin lalu lalang sejoli yg sedang kasmaran ???

    Goop:::
    eh kalo yang makan mie ayam saya setuju, tapi kalo yang nongkrong ngga😀 mending nyari makanan yang lain aja gimana:mrgreen:

  15. theloebizz on

    dari semua kalimat indah yg terangkai di atas…
    paling suka bagian terakhir.. :

    [padahal aku begitu rindu]

    aaaah mengena sekali…very nice!😉

    Goop:::
    terima kasih:mrgreen:
    apa lagi rindu juga hihi😀

  16. Ersis W. Abbas on

    Ya berani berinisiatif dan menanggung risiko … perjalanan tak berujung sampai muara keabadian

    Goop:::
    barangkali, terus melangkah ya pak, meski mungkin terseok😀
    terima kasih pak

  17. dobelden on

    nyanyian diam dalam hati yg bisa mendengar dengan hati

    semoga pesan hati bisa diterima oleh hati dengan hati-hati😀

    Goop:::
    eh judulnya kan nyanyiam diam sendiri😀
    apa ngga hati2 baca ya, hihi

  18. daeng limpo on

    ini namanya cerpenmis alias cerita penuh misteri

    Goop:::
    wuah, itu genre baru ya tuan Daeng? hihi😆

  19. mezzalena on

    Apa kabar han?
    Aku baik-baik saja
    apakah disana mendung?
    Disini hujan deras sekali
    disini bulan begitu cantik
    Iya, secantik aku ……. hahahhahahahaaha
    *kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr*😀

    Goop:::
    eh…
    yah…
    kaburrrr😦

  20. azaxs on

    bagus-bagus.. pinginnya bisa nulis bagus gitu..
    [biar gak dianggap sampah]🙂

    Salam kenal nggeh….

    Goop:::
    ah ya, salam kenal juga😀
    terima kasih sudah mampir

  21. sarah on

    Diam juga merenung
    Diam juga memberi arti
    Diam juga berpikir😀

    Goop:::
    diam itu multitafsir kan? hehe:mrgreen:

  22. antown on

    saya jadi diajak berpikir nih…

    salam kenal

    Goop:::
    salam kenal juga😀
    terima kasih sudah mampir

  23. qzink666 on

    Han itu siapa??
    Handoko kah?? Kok orientasi seks om Goop makin hari makin aneh..:mrgreen:
    *pantesan di Y!M sering bilang; feluk2 qq*

    Goop:::
    *tendang qq, cabik-cabik, blender sampai lumat*
    uhm… Han itu, Hamdani bro😛😳

  24. Panda on

    sangat puitis. dasyat. aku suka ini…

    Goop:::
    ah, Abang bisa aja:mrgreen:
    makasih ya Bang😀

  25. atapsenja on

    Aiiiii, Paman…
    Masa rindu sama si Han…….. itu
    Aku kemarin koq ga ngeh, ya, hehhehe.

    Maaf ya, baru sadar sekarang.
    Tulisan Paman ini sangat indah dan dalam
    Titip salam untuk Han-han itu ya, Paman….

    Setelah mendung akan hujan, setelah hujan akan muncul pelangi, bukankah gitu, paman?

    Goop:::
    iya ci, semoga begitu, dan terima kasih sudah meminjamkan namanya ya:mrgreen:

  26. aprikot on

    diam, tak selamanya emas, tp terkadang diam adalah cara yg terbaik yg pernah ada. dan rindu itu perih djendral😀

    Goop:::
    tapi saat rindu justru harus diam, benar-benar perih 😥

  27. Sawali Tuhusetya on

    perjalanan? wow… itu menjadi bagian dari dinamika hidup manusia, mas goop. ketika kita diam dalam kesendirian, itu bisa jadi bahwa perjalanan hidup kita menjadi sebuah spasi untuk melakukan refleksi dan kontemplasi terhadap perjalanan hidup kita yang sudah berada pada titik kejenuhan.

    Goop:::
    betul sekali pak, seperti jeda dan selayaknya koma ya pak😉
    terima kasih

  28. calonorangtenarsedunia on

    Aduh, Paman. Bisa aja. Perasaan aku ga pernah ngomong kayak gini deh..😳

    *diinjek*

    Goop:::
    ah apa kau lupa Han?😳
    *ditendang*😆


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: